Sabtu, 15 Maret 2014

cita-cita dan hobi saya

“DAMAI SEJAHTERA NUSANTARA”
ATAS NAMA TUHAN YANG MAHA ESA
Cita-cita dan hobi saya
Tentusaja semua orang punya dong cita-citadan hobi saya pun juga punya cita-cita dan hobi.

Dulu sebelum saya sbr cita-cita saya adalah dokter dan dulu saya gak punya hobi karna saya selalu menghabiskan waktu di sekolah, dan setelah saya ber sbr saya punya hobi dan cita-cita.
Dan cita-cita saya sekarang adalah menjadi pemimpin dunia dan dokter sedang kan hobi saya sekarang adalah  beladiri karate dan menari.
Dan bagi saya menjadi seorang pemimpin tidak lah mudah dan saya pun harus bekerja keras untuk mejadi pemimpin.
Dan alasan saya menjadi pemimpin dunia adalah menjadikan bangsa-bangsa di dunia ini menjadi aman,tentram,dan seimbang
Dan cita-cita saya yang ke 2 adalah menjadi dokter dan bagi saya juga tidaklah mudah dan alas an saya menjadi dokter adalah untuk meyembuhkan orang yang sakit dan membuat orang bahagia karna keluarga nya sembuh
hobi saya bela diri karate karena seminggu sekali saya berlati karate dan juga pernah mengikuti lomba karate jadi sayamenjadikan bela diri karate menjadi hobi.
Dan hobi saya menari berawal dari watu pertama kali berlatih tari bersama teman-teman yaitu:dinda marwa,dinda elya,dinda farah ,bg ifal,bg irul,dinda dina dinda ria,dinda mila atau saya sendiri dan pertema kita latihan itu untuk pentas di deklarasi di solo dan ternyata gak jadi,selain itu juga pentas di demak bersama dengan bu waljinah kita menarikan Tari Dolanan dan waktu itu yang laki-laki gundul,
Kami juga pentas di PIP yang watu itu ada DPP melihat waktu kita pentas dan watu itu bg el dan kakak lainnya juga ikut pentas dan kami juga berfoto dengan DPP di PIP,kami juga pentas di salah satu stasiun TV yaitu Cakra tv ,selain itu juga di water blaster saya pentas di water blaster sudah empat kali dan kami berrenang di water blaster tiga kali,dan juga pentas di Salatiga pentas dengan acara pameran sampah,kami juga pentas di demak di kraton demak yang ber nama glagahwangi dan di situ saya pertama kali tau kalau ada kraton di demak kita di sana menarikan tari Dolanan dan yang laki-laki juga botak mereka menari Gundul gundul paculdan mereka di cium kepalanya sama sultannya dan di kasih uang sebesar Rp 50.000,00 dan kami juga pentas di asal kota kita yaitu kudus di sarasean kami menarikan tari Gunungan cublak cublak suweng  dan selain itu kami juga pentas di gulang dengan acara tuju belas agustusan ,selain itu juga kami pentas di Terban dengan acara pembukaan situs pati ayam saat itu hujan dan kita kesana naik mobil pick up yang diatasnya dikasih terpal awalnya sih semua pada komplen karna kita sudah dirias cantik-cantik malah disuruh naik mobil pick up tapi mau bagai mana lagi. Setelah kita sampai disana ternyata panggung untuk kita pentas basah karna hujan, kita menari dengan hati-hati karna takut terpeleset,karna keadaan itu kita tampil menari kurang maksimal
Dan begitulah cerita saya
Segala puji bagi tuhan“
Damai sejah tera nusantara

  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar